Rumah Tuan Kadi

Rumah Tuan Kadi atau Rumah Singgah Sultan Siak berbentuk lokasi tinggal panggung berarsitek Melayu ini di bina oleh H Nurdin Putih (mertua Tuan Qadhi H Zakaria) selama tahun 1895.
Rumah ini terletak di ambang Sungai Siak, kini tepatnya di bawah Jembatan Siak III atau Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.Pada tiang tangga yang tercipta dari bata berspesi tertera suatu inskripsi “23:7” di kepala tangga sebelah kiri dan “1928” di kepala tangga sebelah kanan yang mengindikasikan tarikh pembangunan tangga batu lokasi tinggal panggung kayu ini yakni “23:7 1928” atau “23 Juli 1928”
Rumah panggung kayu berbentuk limas ini adalahdan bermanfaat sebagai lokasi tinggal singgah untuk Sultan Siak Sri Indrapura bilamana   berkunjung ke Senapelan (Pekanbaru).Di lokasi inilah Sultan Siak beserta pengiringnya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke Rumah Tuan Qadhi lainnya yang terletak serupa di belakang Mesjid Raya Pekanbaru atau selama 1.000 kaki ke arah tenggara.
Sekitar tahun 1990-an lokasi tinggal tradisional Melayu yang terbilang langka ini sempat berganti kepemilikan dari Hj. Aziah (cucu H. Nurdin Putih) untuk Atan Gope (alm), seorang pengusaha besi tua yang berhasil di area Senapelan era 1990-an sampai saat ini.