Candi Muara Takus

Candi Muara Takus terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Lama perjalanan yang ditempuh dari kota Pekanbaru lebih tidak cukup sekitar 2,5 jam. Perjalanan mengarah ke Candi Muara Takus ini lumayan ditempuh melewati jalan darat.

Setiap candi di Indonesia memiliki keanehan tersendiri tergolong candi ini. Candi Muara Takus ialah satu-satunya candi yang ada di Riau. Candi ini bernuansa Buddhisme, disaksikan dari format stupa dan lainnya.

Tidak terdapat yang tahu secara tentu kapan didirikan, tapi diduga oleh para berpengalaman dilihat dari sekian banyak segi sudah ada semenjak masa keemasan Kerajaan Sriwijaya.

Candi ini adalahcandi tertua yang pernah ditemukan di Pulau Sumatera. Asal usul candi ini menurut keterangan dari sebagian pendapat menuliskan bahwa nama itu berasal dari nama suatu anak sungai mempunyai nama Takus dan bermuara ke sungai Kampar kanan.Di sumber beda disebutkan, bahwa Candi Muara Takus dipungut dari dua kata muara dan takus. Muara yaitu sebuah tempat dimana anak sungai menyelesaikan alirannya ke laut atau sungai yang lebih besar. Takus berasal dari bahasa China yakni “ta’, “ku” dan “se”. Ta berarti besar, ku berarti tua sementara se berarti candi.

Candi Muara Takus ini adalahsatu-satunya peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Bangunan yang utama dinamakan Candi Tuo sebab adalahcandi bangunan terbesar salah satu bangunan yang ada. Pada sisi sebelah unsur timur dan barat ada tangga sementara pada unsur bawah dihiasi patung singa dalam posisi duduk.

Di area ini ada 4 (empat) buah candi yakni Candi Mahligai, Candi Tua, Candi Bungsu dan Candi Palangka. Bentuk konstruksi candinya serupa genta dan stupa yang merupakan karakteristik dari Budha Gautama.

Di sekeliling candi ini ditembok dengan tinggi lebih tidak cukup 1 meter dan luar arealnya ada pula tembok tanah (tanggul kuno) mengelilingi area ini hingga ke pinggir sungai Kampar Kanan